Health and Beauty



Manisnya Bisnis Kecantikan Kesehatan, Mau Coba?

Bisnis Dinamis Yang Selalu Manis

Globalisasi ekonomi akibat perkembangan zaman membuka peluang bisnis di berbagai bidang. Bisnis yang sangat berkembang baik sekarang maupun dulu adalah bisnis kecantikan kesehatan khusus wanita. Pemain di bisnis ini sangatlah banyak sehingga harga persaingannya sangat ketat. Lihat saja, banyak produk-produk kecantikan kesehatan berlomba-lomba menawarkan harga produknya melalui berbagai media. Tentu saja, klaim mereka adalah sebagai produk nomor satu dengan harga termurah.

Kenapa bisnis kecantikan dan kesehatan terus berkembang? Jawabnya karena kecantikan dan kesehatan sudah menjadi kebutuhan wanita. Pada umumnya wanita itu suka dandan karena ingin tampil cantik dan sehat. Meskipun definisi cantik dan sehat itu dinamis, tidak sama setiap masanya. Misalnya saja, dulu wanita yang cantik adalah wanita yang digambarkan dengan tubuh montok. Kemudian menjadi yang langsing, dan seterusnya.

Banyaknya produk yang berdatangan dengan harga bersaing mengindikasikan potensi bisnis ini sangat besar. Tetapi menekuni bisnis kecantikan dan kesehatan sejatinya tidak mudah. Perlu strategi khusus untuk bisa bertahan di bisnis ini. Ditambah lagi bisnis kecantikan dan kesehatan selalu mengikuti kecendrungan atau alur tren masyarakat. Ketika masyarakat sedang demen-demen-nya misalnya pergi ke spa, maka banyak bisnis kecantikan menawarkan program spa. Begitu pula ketika ada tren rambut baru, maka otomatis salon-salon akan mengikuti tren tersebut. Dan harga biasanya mengikuti tren tersebut.

Perlu kita ketahui, konsumen di bisnis ini terutama wanita, pada umumnya royal belanja produk kecantikan dan kesehatan untuk tubuhnya. Meski demikian mereka sangat kritis, termasuk masalah harga . Ketika produk kecantikan dan kesehatan dirasa tidak bisa membuat mereka cantik, jangan harap mereka akan kembali. Sebaliknya, jika produk tersebut “manjur”, secara otomatis mereka akan menjadi pelanggan loyal. Karenanya, masing-masing pebisnis kecantikan dan kesehatan harus berusaha menerapkan kiat-kiat khusus menjaring pelanggan.

Kalau diamati, bisnis kecantikan dan kesehatan di Indonesia dari tahun ke tahun terus berkembang seiring meningkatnya perekonomian Indonesia. Kalau dulu untuk mempercantik diri identik dengan salon untuk cuci blow, potong rambut, make-up, hair set, atau hair coloring, hair tonic, dan sebagainya, tetapi pada awal 1990-an muncul spa dan masih terbatas di hotel-hotel berbintang.namun mulai 2006. Setelah ekonomi makin baik spa makin marak dan dikenal di Indonesia. Menurut data, pemain spa di Indonesia pada 2006 sudah mencapai 1300 buah. namun angka itu sejatinya belum sebanding dengan populasi penduduk Indonesia yang 230 juta, sehingga dipastikan potensi market spa di Indonesia masih sangat besar.
Sama halnya dengan Spa adalah bisnis manicure dan pedicure atau perawatan kuku. Awalnya adalah sesuatu yang mewah. Namun semenjak 2000-an Perawatan kuku semakin mewabah tetapi marketnya masih sangat kecil, hanya 10%. Kalah jauh dengan di korea, Malaysia ataupun singapura.

Bisnis kecantikan dan kesehatan sekarang menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditinggalkan oleh wanita. Semakin tinggi tingkat ekonomi dan kesibukan mereka, semakin membutuhkan orang lain untuk merawat diri mereka. Fenomena ini menunjukkan peluang bisnis ini sangat menjanjikan. Namun demikian, pemain di bisnis kecantikan dan kesehatan bila tidak memiliki produk unggulan, dapat dipastikan akan kalah bersaing dengan yang lain.

Yang pasti, ketatnya persaingan di bisnis kecantikan dan kesehatan tak perlu jadi ganjalan untuk masuk di bisnis ini. Pasalnya, bisnis ini tidak akan mati dan sudah banyak orang merasakan manisnya. Sekarang tinggal bagaimana bisa memacu kreatifitas dan inovasi untuk meningkatkan mutu dan pelayanan sehingga bisa memberikan harga added value bagi pelanggan.

Suatu bisnis yang memiliki harga added value berarti dia memiliki keunggulan. Dan keunggulan tersebut adalah daya saing yang paling ampuh di tengah meningkatnya persaingan serta ekspetasi pelanggan. Pemberian harga added value bisa dilakukan berbagai cara. Misalnya saja, melalui relationship marketing seperti member card, diskon harga, merchandise, point reward dan promosi harga lainnya. Anda siap terjun di bisnis ini?
----------------------------------------------------------
source: dimari

Perhatikan iklan televisi, atau toko-toko yang ada di mall dan ruko-ruko. Bisnis apapun yang terkait dengan penampilan, kesehatan kulit, kecantikan dan sebagainya akan semakin mendominiasi usaha. Yess, masyarakat Indonesia semakin makmur, tetapi di sisi lain mereka memerlukan penampilan yang prima, kulit sehat dan halus serta rambut berkilau bahkan kuku yang rapi. Ini berlaku untuk pria dan wanita.

Nah, sekarang Anda ingin memilih bisnis dari sisi mana. Akan membuka salon kecantikan? Untuk usaha mandiri, Anda bisa belajar terlebih dahulu di salon-salon kecil di sekitar Anda. Lalu setelah cukup mahir, ambillah kursus singkat di salon ternama, sekaligus sertifikat untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan. Nah, saat itu juga Anda bisa memulai bisnis kecantikan dari rumah Anda. Jika ada modal memadai, bukalah salon dengan mempekerjakan tenaga yang sudah terampil.

Terkait dengan bisnis produk kecantikan, kenali pula produk-produk yang sedang laris tetapi aman untuk dipakai. Lagipula banyak produk kecantikan bermutu yang juga sudah dijalankan secara berjaringan sehingga Anda tidak perlu repot men-stock produk. Beberapa produk kecantikan ternama yang dijual secara network marketing antara lain Avon, Nu Skin, Luminesce Jeunesse, Mary Kay, dan sebagainya. Di dalam negeri sejumlah salon ternama dan produsen produk kecantikan juga menawarkan paket kerjasama.

Berjualan produk kecantikan bisa dilakukan terpisah atau dikombinasikan dengan bisnis kecantikan yang sudah Anda jalankan.

  Sama dengan bisnis kecantikan, bisnis yang berkaitan dengan kesehatan dan perawatan tubuh juga semakin mendapat tempat di masyarakat dan bakal semakin berkembang ke depan. Bisnis ini mulai dari pijat, spa, klinik kesehatan, fitness, toko herbal/jamu, rumah sakit, sampai dengan usaha berjualan obat-obatan, vitamin, atau suplemen. Usaha-usaha ini menjamur di sekeliling Anda bukan?

Bisnis di sektor ini telah meningkatkan peredaran tawaran aneka makanan kesehatan dan suplemen termasuk penurun berat badan di pasaran (Nutrilite – Amway, Nu Skin, aneka makanan sehat Herbalife dll). Termasuk dalam hal ini adalah bisnis suplemen dan produk anti penuaan seperti Reserve dari Jeunesse Global dan minuman kesehatan Monavie, Vemma, dll.

Jika modal tidak terlalu besar, Anda bisa memulai dengan berjualan herbal atau suplemen lokal yang sudah punya nama. Tawarkan ke tetangga atau rekan sekerja. Jika memungkinkan, tawarkan pula melalui media sosial seperti bbm, facebook, twitter atau website sederhana. Apapun metode promosi Anda, jalankan secara konsisten, kalau perlu beri target pada diri sendiri. Sukses tidak akan jauh dari Anda.

itu lah salah satu alasan kenapa kami memilih NuSkin:

Kami mengawali 25 tahun ke depan dengan momentum besar. Pada saat peningkatan jumlah orang yang mencari keamanan ekonomi, strategi kami adalah untuk memberikan kesempatan, bisnis terfokus inovatif, dan menarik, dengan penekanan khusus pada anti-penuaan platform produk kami dan kompensasi distributor.

Seperti yang kita jaga 25 tahun mendatang, kami akan terus menjadi pelopor inovasi dan integritas, menetapkan standar bagi orang lain untuk mengikuti seperti yang kami tunjukkan perbedaannya, melalui orang-orang kami, produk, peluang dan budaya.

- Truman Hunt, President and Chief Executive Officer

DAN kami memilih Nu Skin (cari tahu disini)