Kenapa Bisnis?


Apa yang menjadi Prioritas Utama Anda?

  • Apakah Anda ingin mendapatkan Pendapatan Tambahan?
  • Apakah Anda ingin memiliki Kebebasan Finansial?
  • Apakah Anda ingin memiliki Usaha Sendiri?
  • Apakah Anda ingin mempunyai Kebebasan Waktu?
  • Apakah Anda ingin memberikan Pendidikan yang terbaik untuk Anak Anda?
  • Apakah Anda ingin sering Jalan-jalan ke Luar Negeri?
  • Apakah Anda ingin Pensiun Dini?
  • Apakah Anda ingin memiliki Pengembangan Diri?

Kita lihat di bawah ini

 

ESBI_cashflow quadrant RK

Saat ini Anda berada pada zona yang mana? Kebanyakan orang akan memilih "zona Keamanan" untuk mendapatkan penghasilannya. Kenapa? Orang akan merasa aman jika mereka memiliki penghasilan yang tetap setiap bulannya (gajian tiap bulan). Padahal mereka tidak akan pernah tau kapan dia di PHK, kapan akan bangkrut, kapan dia akan sakit dan memang tidak ada seorang pun yang tahu. Seperti yang B'Plus pernah tulis sebelumnya dalam postingan "Apakah Pekerjaan Saya Aman?". Kita tidak pernah tahu kapan waktunya dan tidak ada satupun yang tahu. bahkan orang yang sudah kaya pun bisa jatuh miskin. Ya, memang semua kembali pada diri pribadi masing-masing dalam memanage keuangan mereka, jika tidak pandai mengatur keuangan mereka maka akan hancur. Dan yang memilih pada "zona Kebebasan" hanya sedikit terbukti dari banyaknya pekerja di dunia ini. Orang-orang ini menginnginkan kebebasan finansial, waktu dan pikirian mereka pasti memilih menempatkan diri mereka pada kuadran / zona kebebasan ini.

Jika di atas cashflow quadrant dijelaskan oleh cara mendapatkan penghasilan faktor "keamanan" dan "kebebasan", maka di bawah ini dapat dibedakan oleh faktor income (penghasilan)-nya, yang dibagi menjadi active income dan passive income.

ESBI_cashflow quadrant

Para pekerja (employee) dan pemilik pekerjaan (self employed) pastinya akan bekerja keras untuk mendapatkan penghasilan mereka, Mereka berada pada active income yang artinya bekerja untuk mencari uang, tidak bekerja maka tidak akan mendapatkan uang. tidak ada keamanan dan tidak ada waktu. Untuk pemilik pekerjaan sendiri memiliki banyak hutang untuk membangun bisnis kecil mereka dan menghasilkan uang yang cukup. Mengakibatkan kedua (Employee dan Self Employed) ini memiliki tingkat stress yang tinggi.

Kenyataannya jika anda memilih untuk memiliki passive income anda harus berada pada zona passive income. Pemilik Bisnis dan Investor akan memiliki kebebasan bekerja, dan Pemilik Bisnis hanya memiliki seidikit hutang bahkan ada yang tidak berhutang, berbeda dengan Investor yang tidak memiliki hutang sama sekali. jadi zona passive income ini termasuk juga "zona kebebasan".

 

ESBI - cashflow quadrant

Pada dasarnya Cashflow Quadrant digunakan untuk mengukur sukses tidaknya seseorang secara MENTAL, bukan dari profesinya.

ESBI_cashflow quadrant(R)

Konsep Cashflow Quadrant yang dikemukakan Robert T. Kiyosaki merupakan pembagian atas sumber penghasilan. Ada kuadran kiri dan kuadran kanan. yang telah kita bahas adalah kuadran kiri biasa juga disebut zona keamanan / zona active income dan kudran kanan biasanya disebut dengan zona kenyamanan / zona passive income.

Pada Kuadran Kiri:

  1. Menukarkan waktu dengan uang;
  2. Buat Self Employed, contohnya seperti pemilik bisnis kecil atau profesional seperti dokter spesialis, pengacara dll. Kebanyakan tidak memiliki "kebebasan" baik dari segi uang dan waktu;
  3. Semakin banyak waktu yang diluangkan untuk kerja, semakin banyak uang (biasanya sering dinamakan uang lembur);
  4. Buat Employee ujung-ujungnya hanya ada 2, yaitu Pensiun atau Pecat, dan dua-duanya tidak memberikan income yang cukup untuk hari tua.

Pada Kuadran Kanan:

  1. Pemilik Bisnis besar fokus untuk membangun asset, sehingga mereka mempunyai daya ungkit (leverage) dalam bentuk Bisnis Sistem, jadi saat berhenti bekerja uang tetap akan masuk.
  2. Para Investor adalah orang yang telah mendapatkan income dan asset mereka lalu diinvestasikan kembali untuk membeli aset.
  3. Ini artinya uang yang bekerja untuk mereka, bukan lagi mereka yang bekerja untuk uang.
  4. Punya kebebasan uang dan waktu
  5. Punya uang dan waktu yang bisa digunakan untuk membantu orang lain.

 

Oiaa, kenapa pemilik bisnis kecil seperti pemilik warung tidak termasuk kedalam kuadran kanan? Karena pada dinyatakan bahwa bisnis pada kuadran kanan adalah bisnis yang memiliki sistem. sehingga pemilik bisnis tidak perlu hadir dalam menggerakan bisnisnya, tetapi uang tetap masuk ke pemilik bisnis.


Perhatikan gambar di bawah ini:

pembagianOTGS7

Berdasarkan gambar di atas dapat dilihat ada 4 pilihan kesempatan dengan pembagian uang dan waktu.

  1. Employee, Seperti yang dijelaskan di awal tadi employee (pekerja seperti karyawan / pegawai) memiliki waktu dan uang yang sangat sedikit
  2. Pension / Pelajar, Seperti yang kita tahu pelajar dan pensiunan memiliki waktu yang sangat banyak tetapi tidak memiliki banyak uang, mungkin saja pensiunan memiliki uang yang banyak, tetapi seiring banyaknya waktu yang dimiliki, uang mereka akan berkurang juga
  3. Bisnis tradisional / bisnis konvensional, mereka disini cukup memiliki uang yang banyak tetapi tidak memiliki waktu, karena mereka harus menjaga bisnisnya. bila tidak maka bisnisnya tidak akan menghasilkan uang.
  4. Bisnis dengan sistem, mereka yang berada disini memiliki banyak uang dan waktu. karena Bisnis mereka berjalan sesuai sistem tanpa kehadiran pemilik bisnis, bisnis mereka akan berjalan dan uang pun akan tetap mengalir

Jadi, apa pilihan anda?


Jadi kenapa bisnis? (tulisan di bawah diambil dari sini)

1. Fleksibilitas

Tentu saja, apalagi yang benar – benar fokus dan tekun menjalankan bisnis. Waktu yang fleksibel akan dengan mudah dimiliki. Karena kita bekerja untuk diri kita sendiri, pada jam kerja sendiri dan dengan target yang kita tetapkan sendiri.

2. Waktu luang yang lebih banyak

Dan pada akhirnya mereka yang memilih untuk benar – benar terjun ke dunia bisnis akan merasakan waktu luang yang sangatlah banyak. Kita bisa meluangkan banyak waktu untuk keluarga, teman dan orang yang kita kasihi. Tapi dengan catatan, bahwa bisnis yang kita dirikan sudah mulai stabil dan terlebih memiliki karyawan yang mengurus segala kebutuhan bisnis kita pada bidangnya masing – masing. Tapi jangan berharap memiliki waktu luang lebih banyak sampai kita sampai pada titik ini.

3. Melangkah dengan aturan sendiri

Ini sangat berlaku bagi kita yang memang sulit menerima aturan atau sulit diatur orang lain. Cobalah untuk membuka bisnis dan mengatur diri sendiri. Akan lebih menyenangkan atau justru lebih merepotkan, hanya kita yang akan tahu.

4. Waktu mulai dan berakhir kerja, hanya kita yang tahu

 

Di saat orang lain bekerja dengan waktu yang sudah ditentukan, seperti dimulai jam 9 pagi dan berakhir jam 5 sore, jika kamu berbisnis kamu akan memiliki waktu mulai dan akhir kerja yang bisa kamu atur sendiri. Tidak ada lagi menit – menit terakhir yang memaksa kita untuk bergegas kecuali diri kita sendiri yang menginginkannya.

5. Menjual dengan cara yang kita inginkan

Kita memiliki kebebasan untuk menjual apa yang ingin kita jual. Dengan cara apa kita menjual dan kepada siapa kita harus menjual. Online? Offline? Membuka toko? Itu semua terserah kita.

6. Kita buat lingkungan kita sendiri

Karena bisnis itu kita yang dirikan, kita bisa mengatur bagaimana organisasi bisnis kita terbentuk. Siapa ketua, wakil, sekretaris, bendahara dan siapa yang bertugas untuk mempromosikan bisnis kita. Formal atau tidak organisasi kita, kita sendiri juga yang menentukan.

7. Menciptakan semangat diri sendiri

Karena bisnis itu milik kita, kita berhak untuk melakukan apa yang kita inginkan dan membuat kita bahagia. Tapi tentu saja dengan tidak merugikan siapapun, termasuk diri sendiri dan pelanggan.

8. Membuat semuanya dari awal

Kalau kita bekerja di sebuah bisnis atau perusahaan besar, tentu akan sulit mengenali dan menghafal orang di dalamnya, terlebih organisasi yang ada di dalamnya. Tapi jika bisnis itu milik kita sendiri, akan sangat mudah untuk membuatnya dari awal dan memperhatikan tumbuh kembang organisasi dari awal sampai akhir.

9. Menemukan banyak hal baru

Termasuk orang baru di luar sana. Memiliki dan menjalankan bisnis akan membuat dan memaksa kita untuk mau bertemu dan berkumpul dengan banyak orang. Bukan hanya pelanggan, tapi juga sesama pebisnis. Jaringan inilah yang harus kita miliki dan memang sangat dibutuhkan. Tanpa mereka, kita akan sulit berkembang.

10. Membangun sebuah tim

Kita yang memiliki bisnis, maka kita yang memutuskan dengan siapa kita akan bekerja. Menyewa siapa dan membawa siapa ke perusahaan kita.

11. Menciptakan lapangan kerja baru

Mendirikan bisnis bukan hanya memperbaiki finansial kita sendiri, tapi kita juga akan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Kita membuka kesempatan banyak orang untuk bekerja dan membantu mereka mengatasi masalah finansial yang sedang dihadapi.

12. Kita dengan mudah membantu orang

Dengan produk atau jasa yang kita hasilkan, tentu akan sangat berpengaruh bagi masyarakat sekitar. Gunakan produk dan jasa untuk membantu dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

13. Menjadi seorang ahli di usia belia

Siapa yang tidak percaya, anak muda bisa menjadi seorang pebisnis dan bahkan konsultan bisnis di usianya yang masih belia. Sudah banyak contohnya, karena saat kita mendirikan bisnis, kita yang belajar dan menciptakan pengalaman kita sendiri.

14. Berinvestasi dalam diri sendiri

Berbisnis tidak jauh dari resiko. Dan resiko yang kita ambil tentu akan membuat kita belajar dan memberikan pengalaman. Itulah investasi yang paling berharga bagi kita.

15. Menciptakan lebih banyak pundi – pundi rupiah, bahkan dolar

Bisnis memang identik dengan uang, atau bisa jadi bisnis untuk uang. Dan jika tidak puas dengan gaji pada pekerjaan saat ini, cobalah untuk mendirikan sebuah bisnis. Ini akan membantu kita mendapatkan lebih banyak uang.

16. Memerdekakan keuangan pribadi

Bisa dibilang begitu, karena tidak ada orang yang mengatur berapa gaji kita setiap bulan. Kitalah yang mengatur dan tahu itu sendiri. Semua tergantung usaha yang kita keluarkan.

17. Tahu apa kebutuhan dan kewajiban para pengusaha di luar sana

Contohnya membayar pajak untuk bidang usaha dan penghasilan karyawan.

18. Mendapat tantangan baru setiap hari

Jelas ini terjadi, karena hampir setiap hari kita bertemu, melakukan dan memutuskan banyak hal baru untuk bisnis kita.

19. Mengenal dan menciptakan budaya baru

Saat kita mendirikan bisnis, kita akan menemukan perspektif dan pendekatan akan hal – hal yang benar – benar baru.

20. Menemukan bidang baru

Karena usaha mengembangkan bisnis tidak berhenti saat kita mendapatkan keuntungan atau sudah mencapai target. Semua akan lebih digali untuk mendapatkan cara dan bahkan bidang baru di dalam industri kita.

21. Membuat aset pribadi

Saat kita bekerja dengan orang lain, kita tidak tahu apa itu aset dan apa pentingnya untuk kita. Tapi saat kita mendirikan bisnis itu sendiri, kita akan mulai merasakan manfaat dari pentingnya memiliki aset dalam bisnis.

22. Berhubungan langsung dengan klien

Inilah yang jarang terjadi ketika kita bekerja di perusahaan besar. Kecuali memang bidang kita berhubungan langsung dengan mereka, seperti sales. Tapi saat berbisnis, kita akan tahu siapa klien kita dan apa yang mereka inginkan dari bisnis kita.

23. Mendelegasikan beberapa tugas

Karena tidak semua yang kita miliki harus kita selesaikan sendiri. Mendelegasikan pekerjaan kepada orang yang tepat akan lebih membantu kita.

24. Kita bisa berhenti bekerja kapan saja

Saat berbisnis adalah saat dimana kita menikmati waktu bekerja kita sendiri. Kita bisa bekerja kapanpun dan berhenti kapanpun.

25. Kita memiliki kemampuan untuk memberi

Saat kita berbisnis, akan ada banyak waktu dan uang yang bisa kita berikan untuk berbagai tujuan mulia.

26. Terlibat di dalam kegiatan masyarakat

Waktu yang fleksibel, membuat kita bisa berkumpul dan meluangkan lebih banyak waktu dengan masyarakat sekitar.

27. Meningkatkan industri kita

Karena bekerja untuk diri sendiri, lebih mudah untuk menciptakan ide – ide gila dan mendelegasikannya.

28. Bertemu dengan banyak mentor

Orang baru yang akan kita temui salah satunya adalah mentor atau guru yang akan mengajarkan dan membimbing kita dalam menjalankan bisnis.

29. Menjadi seorang mentor

Bahkan hal ini juga bisa terjadi. Ketika kita memiliki banyak pengalaman dan ilmu, tidak segan orang akan berguru dan bertanya banyak hal kepada kita.

30. Mempelajari keterampilan baru

Bekerja tidak putus dari inovasi dan ide, dan ketika kita bekerja untuk diri sendiri atau berbisnis, kita akan mudah untuk menemukan dan mempelajari keterampilan baru.

31. Menghadiri kelas seminar

Salah satu upaya kita untuk memperbaiki skill atau keahlian adalah dengan datang dan mendengarkan mentor di acara – acara seminar. Akan ada banyak waktu yang kita miliki untuk hadir ke acara – acara ini.

32. Bahkan kita bisa memiliki kantor impian

Kantor impian bukan hanya lagi mimpi. Karena jika kita tidak bisa menciptakan di kantor dimana tempat kita bekerja saat ini, dan disitulah saat dimana kita bisa menciptakan kantor kita sendiri.

33. Bekerja dimana dan dari mana saja

Rumah, kantor, cafe, taman atau bahkan mall adalah tempat kita bekerja. Lebih fleksibel dan tidak membosankan bukan?

34. Kita punya banyak pilihan dan bebas memilih

Bisnis bukan hal yang mutlak, itu yang saya pelajari. Karena banyak dari pebisnis sukses yang tidak hanya memiliki bidang usaha 1 selama hidupnya. Kita bebas dan berhak memutuskan ingin berbisnis apa saja.

35. Memiliki banyak pengalaman wirausaha

Menjadi seorang pengusaha membuat kita lebih profesional di hampir semua bidang. Karena kita bukan hanya menjadi seorang pemimpin, tapi juga anak buah.

36. Kita mulai bisa membuat pengakuan

Menjadi pegawai atau karyawan terkadang membuat kita tidak diakui di lingkungan. Tapi ketika kita memiliki bisnis kita sendiri, kita akan mendapatkan pengakuan, mulai dari nama dan membangun reputasi di masyarakat.

37. Mendapatkan apa yang kita inginkan dengan lebih cepat

Ini tergantung usaha dan kerja keras kita. Semakin kita semangat dan konsisten bekerja, apa yang kita inginkan bisa didapatkan dengan cepat.

38. Membangun merek pribadi

Ini jelas, saat kita berbisnis kita membutuhkan nama bisnis atau perusahaan kita sendiri. Tujuannya untuk membranding merek kita dan bahkan mempatenkannya di masyarakat.

39. Menjadi lebih kreatif

Bukan hanya karena terpaksa menjadi kreatif, tapi kita akan dengan mudah menciptakan peluang dan solusi untuk masalah kita sendiri.

40. Menjadi inspirator

Haha ini bukan hal yang mustahil ketika kita bekerja dengan sungguh – sungguh. Karena bisa jadi yang awalnya mencari inspirasi dari orang lain, kini bisa menjadi inspirasi bagi orang lain pula.

41. Menghemat biaya transport

Yang ini pilihan memang, karena dengan berbisnis terutama dari rumah sendiri, kita akan lebih menghemat biaya transport dan bisa mendelegasikannya untuk kebutuhan yang lain.

42. Memiliki stabilitas lebih dalam bekerja

Hey ini bisnis kamu dan kamu tidak perlu khawatir akan diberhentikan atau dipecat. 😀

43. Dapatkan kebanggaan dan kepuasan

Bukan hanya finansial kamu yang akan terpenuhi, tapi rasa bangga dan puas bisa menciptakan bisnis, menciptakan lapangan pekerjaan dan membantu orang lain adalah hal yang paling penting.

44. Menggapai mimpi dengan jalan sendiri

Kalau kamu pernah bermimpi menjadi orang yang sukses, inilah kesempatan yang bisa kamu ambil.

45. Belajarlah untuk menjemput dan berteman dengan apa itu “GAGAL”

Bahkan jika kita gagal, kita akan mudah untuk bangkit dengan ide dan keterampilan baru. Dan tentu saja dengan lebih banyak pengalaman yang tidak pernah didapat sebelumnya.

46. Menciptakan kisah yang besar

Ini akan menjadi cerita yang menyenangkan untuk dibagikan kepada teman, keluarga bahkan anak dan cucu kita nanti. Semua cerita tentang kesuksesan dan kegagalan yang pernah kita dapatkan.

47. Memberikan peninggalan yang sangat berharga

Memulai dan tekun berbisnis dari sekarang, membuat kita bisa meneruskannya kepada anak dan cucu kita nanti.

48. Mengubah dunia

Siapa bilang orang sukses yang berpengaruh dalam perkembangan ekonomi dunia dimulai dari orang sukses. Mereka adalah anak muda yang tidak takut akan gagal dan penuh rasa penasaran untuk mencoba. Termasuk kamu bisa menjadi seperti itu.

49. Mudah mendapatkan sumber daya yang berlimpah

Karena dunia saat ini didominasi oleh internet, akan mudah bagikita untuk menemukan dan menciptakan sumber daya baru bagi masyarakat.

50. Tidak ada yang mampu menghentikan langkah kita untuk berusaha

Termasuk resiko, karena memang mencoba hal baru akan sangat dekat dengan resiko. Dan itu penting bagi kita. Adanya resiko tidak akan memaksa kita untuk menyerah dan justru menjadikan kita orang yang kuat.

Nah, manalagi hal yang membuat kamu takut untuk melangkah dan menciptakan dunia kamu sendiri? Menjadi pengusaha memang tidak mudah, tapi akan sangat sulit jika hanya diimpikan dan tidak sedikitpun dicoba. 🙂